Transformasi Digital UMKM Desa Watu Agung Lewat Program KKN UNUBA

Latest Comments

No comments to show.

Watu Agung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 Universitas Nahdlatul Ulama Bangil (UNUBA) mendorong digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dusun Talang, Desa Watu Agung, melalui program kerja bertajuk “Digitalisasi UMKM”. Program ini dilaksanakan sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2026 dan menyasar dua pelaku UMKM lokal, yakni Samiler Watu Agung dan Istana Wedang.

Dalam program tersebut, Tim KKN memberikan pendampingan branding produk Samiler Watu Agung yang kini memiliki label kemasan baru. Sementara itu, UMKM Istana Wedang mendapat pendampingan pembuatan konten kreatif di platform TikTok serta penerapan sistem pembayaran digital berbasis QRIS untuk mendukung transaksi nontunai.

Mahasiswa KKN Kelompok 6 berfoto bersama bapak camat prigen usai penyerahan produk berlabel kemasan baru.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan digitalisasi UMKM melibatkan mahasiswa, pelaku UMKM, perangkat desa, dan masyarakat sekitar. Materi yang diberikan mencakup pelatihan penggunaan media sosial, pembuatan konten kreatif, serta edukasi sistem pembayaran digital.

Tim KKN mendampingi proses produksi Samiler di UMKM Samiler Watu Agung.

Selain program digitalisasi UMKM, Tim KKN Kelompok 6 turut menjalankan sejumlah kegiatan pendampingan sosial dan pendidikan. Di bidang sosial keagamaan, mahasiswa aktif bersilaturahmi dengan warga serta mengikuti rutinitas keagamaan seperti pengajian, dibaan, tahlilan, dan manakib bersama warga Dusun Talang. Tim KKN juga berpartisipasi dalam kegiatan santunan anak yatim dalam rangka memperingati 1 Muharam.

Di bidang pendidikan, Tim KKN menyelenggarakan program “Pendampingan Bimbel Ceria” sebanyak tiga kali dalam seminggu, terdiri atas dua kali kegiatan bimbingan belajar dan satu kali konsultasi tugas sekolah (PR). Program ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar sekaligus kemampuan akademik siswa di Dusun Talang.

Hasil Kegiatan

Program digitalisasi UMKM membawa sejumlah hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. UMKM Samiler Watu Agung kini memiliki identitas branding yang lebih kuat melalui label kemasan baru, sedangkan UMKM Istana Wedang memperoleh manfaat dari konten TikTok yang meningkatkan interaksi dengan konsumen.

Berfoto bersama bapak  kades Watu agung prigen usai penyerahan produk berlabel kemasan baru

Mahasiswa KKN menyerahkan produk Samiler Watu Agung dengan label kemasan baru hasil pendampingan branding.

Penerapan QRIS pada UMKM Istana Wedang juga mempermudah proses transaksi sekaligus memperkenalkan budaya pembayaran digital kepada masyarakat desa.

Proses pembuatan QRIS untuk UMKM Istana Wedang oleh mahasiswa KKN Kelompok 6.

Di sisi lain, program pendampingan sosial dan pendidikan turut memberikan dampak positif. Semangat belajar siswa peserta “Pendampingan Bimbel Ceria” meningkat, hubungan antara mahasiswa dan anak-anak desa semakin erat, dan masyarakat memperoleh pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang usaha maupun pendidikan.

Dampak bagi Masyarakat

Secara keseluruhan, program KKN Kelompok 6 tidak hanya berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal melalui digitalisasi UMKM, tetapi juga memperkaya kehidupan sosial dan pendidikan masyarakat Desa Watu Agung. Kehadiran label branding baru, konten promosi digital, dan sistem pembayaran nontunai diharapkan menjadi fondasi bagi pelaku UMKM untuk lebih mudah menjangkau konsumen yang lebih luas.

Penutup

Ke depan, pelaku UMKM diharapkan dapat melanjutkan pengelolaan akun TikTok yang telah dibangun agar promosi produk lokal terus berjalan secara mandiri. Mahasiswa KKN Kelompok 6 UNUBA juga berharap masyarakat Desa Watu Agung semakin konsisten memanfaatkan teknologi digital, baik dalam bidang usaha maupun pendidikan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju desa yang lebih modern, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.

TAGS

CATEGORIES

berita

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *