Mahasiswa KKN UNU Bangil Pasuruan Dampingi Santri Pondok At-Tibyan Perdalam Ibadah

Latest Comments

No comments to show.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 07 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Bangil Pasuruan menggelar program mentoring ibadah di Pondok Pesantren At-Tibyan, Dusun Arcopodo, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Program ini menyasar peningkatan pemahaman santri soal thaharah, wudhu, dan shalat lewat pembelajaran dan pendampingan praktik langsung.

Program disusun setelah tim lebih dulu melakukan observasi dan berkoordinasi dengan pengurus pondok untuk memetakan kebutuhan santri. Sebelum materi diberikan, mahasiswa juga menggelar pretest guna mengukur pemahaman awal santri terhadap thaharah, wudhu, dan shalat.

Observasi Jadi Pijakan Awal Program

“Kami ingin program kerja benar-benar sesuai kondisi di lapangan, bukan sekadar rencana di atas kertas,” demikian gambaran pendekatan yang diambil tim sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Hasil pretest menjadi dasar penyusunan materi, sehingga pendampingan yang diberikan lebih terarah dan sesuai kebutuhan santri.

Materi Disampaikan Lewat Ceramah dan Praktik

Materi thaharah, tata cara wudhu sesuai tuntunan syariat, serta teori dan praktik shalat disampaikan secara bertahap. Mahasiswa memakai metode ceramah, demonstrasi, dan pendampingan praktik agar santri tidak hanya paham teori, tapi juga terbiasa mempraktikkannya dengan benar.

“Santri menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti penyampaian materi maupun praktik ibadah.”

Di luar program utama, mahasiswa turut membantu menjaga kebersihan lingkungan pondok, mengikuti kegiatan rutin, dan menjalin komunikasi dengan pengurus serta santri.

Hasil Pretest-Posttest Tunjukkan Peningkatan

Seluruh program kerja terlaksana berkat kerja sama mahasiswa, pengurus pondok, ustadz, dan santri. Sebagai evaluasi akhir, tim melaksanakan posttest setelah seluruh materi diberikan.

Tim KKN melaksanakan posttest untuk mengetahui perkembangan pengetahuan santri.

Perbandingan skor pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman santri terhadap thaharah, wudhu, dan shalat. Dari sisi praktik, sebagian besar santri juga tercatat mampu melaksanakan wudhu dan shalat dengan lebih baik dibanding sebelum program berlangsung.

Keberhasilan ini didukung penuh oleh Pengurus Pondok Pesantren At-Tibyan, para ustadz dan ustadzah, Dosen Pembimbing Lapangan, serta LP3M Universitas Nahdlatul Ulama Bangil Pasuruan.

Diharapkan Jadi Awal Kolaborasi Berkelanjutan

Selain manfaat akademis, program ini mempererat hubungan mahasiswa dengan keluarga besar Pondok Pesantren At-Tibyan. Kerja sama yang terjalin selama masa pengabdian diharapkan menjadi titik awal kolaborasi berkelanjutan antara UNU Bangil Pasuruan dan pondok pesantren tersebut.

Perwakilan Tim KKN menyerahkan cenderamata kepada Pondok Pesantren At-Tibyan.

Kegiatan KKN Kelompok 07 UNU Bangil Pasuruan di Pondok Pesantren At-Tibyan dinilai berjalan baik dan memberi pengalaman berharga, baik bagi mahasiswa maupun pihak pondok. Program ini menjadi wadah pengabdian sekaligus penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama masa perkuliahan.

TAGS

CATEGORIES

berita|Blog

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *